Senin, 26 Januari 2015

Hubungan Ilmu Budaya Dasar dan Kesusastraan


Hubungan Ilmu Budaya Dasar dan Kesusastraan
IBD yang semula dinamakan Basic Humanities, berawal dari bahasa  inggris The Humanities dan dari bahasa latin disebut Humanus, yang berarti Manusiawi, berbudaya dan halus.
Hubungan Ilmu budaya dasar dengan prosa
Dalam kesusastraan indonesia dikenal jenis karya prosa lama dan prosa baru :

A.      Prosa lama meliputi :
1.       Dongeng – dongeng
2.       Hikayat
3.       Sejarah
4.       Epos
5.       Cerita pelipur lara

B.      Prosa baru meliputi
1.       Cerita pendek
2.       Roman/novel
3.       Biografi
4.       Kisah
5.       Autobiografi

Berkenaan dalam Moral Karya Sastra dibagi menjadi dua :
1. Karya sastra yang menyuarakan aspirasi zamannya mengajak pembaca untuk mengikuti apa yang dikehendaki pada zamannya.
2. Karya sastra yang menyuarakan gejolak zamannya, biasanya tidak mengajak pembaca untuk melakukan sesuatu, tetapi untuk merenung.


IBD yang dihubungkan dengan puisi
    Puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa yang artistik/estetik dan terpadu serta utuh yang dipadatkan kata-katanya.
Hubungan ilmu budaya dasar dengan puisi
Puisi termasuk seni sastra , sedangkan sastra bagian dari kesenian dan kesenian adalah unsur dari kebudayaan . Kepuitisan , keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :
1.  Figura bahasa seperti gaya personafikasi , metafora , dsb . Sehingga puisi   menjadi lebih segar dan hidup .
2. Kata  – kata yang ambiquitas yaitu kata – kata bermakna ganda .
3. Kata  – kata berjiwa yaitu kata – kata yang berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair .
4. Kata  – kata yang konotatif
5. Pengulangan yang berfungsi untuk mengintensifkan hal - hal yang dilukiskan .  Sehingga lebih menggugah hati .

Alasan yang mendasari penyajian puisi dalam perkuliahan Ilmu Budaya Dasar
Hubungan puisi dengan pengalaman hidup perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “Pengalaman Perwakilan” . Imaginatif Entry yaitu kemampuan
Puisi dan Keinsyafan / kesadaran Individual dengan membaca puisi mahasiswa dapat diajak untuk menjenguk hati  / pikiran manusia.
Hubungan puisi dengan Keinsyafan Sosial secara Imaginatif puisi dapat menafsirkan situasi berupa:
ü   Penderitaan dan Ketidakadilan
ü   Perjuangan untuk Kekuasaan
ü   Konflik dengan sesama
ü   Pemberontakan kepada hukum Tuhan

Pengertian kebudayaan

Kebudayaan jika dikaji dari asal kata bahasa sansekerta dari kata budhayah yang berarti budi atau akal . Dalam bahasa latin , berasal dari kata colere , yang artinya mengolah tanah, jadi secara umum , kebudayaan dapat diartikan segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia denagn tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggal nya .


Unsur – unsur kebudayaan
Klukhohn dalam karyanya , mengatakan bahwa ada tujuh unsur kebudayaan universal , yaitu :
1.       System religi
2.       System organisasi kebudayaan
3.       System pengetahuan
4.       System mata pencaharian hidup dan system-sistem ekonomi
5.       System tekhnologi dan peralatan
6.       Bahasa
7.       Kesenian

Wujud  kebudayaan
Menurut dimensi dan wujud nya , kebudayaan mempunyai 3 wujud , yaitu :
1.       Kompleks ,gagasan , konsep dan pikiran manusia
2.       Kompleks aktivitas
3.       Wujud sebagai benda


Orientasi nilai budaya
1.       Hakekat hidup manusia
2.       Hakekat karrya manusia
3.       Hakekat waktu manusia

KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dengan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia.
Dari sisi lain , hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara , manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis , maksudnya salin terkait satu sama lain dan terbagi dalam tiga tahap yaitu :
1. Eksternalisasi , yaitu proses dimana manusia mengekpresikan dirinya dengan membangun dunia nya .
2. Obyektivasi , yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas dan obyektif , yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia .
3.  Internalisasi , yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia , maksud nya , manusia mempelajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik .


Sumber: http://alqoharboy.blogspot.com/2010/04/konsep-ilmu-budaya-dasar-dalam.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar